a. Pengertian dasar
Nama ncomputing berasal dari bentuk matematika, yaitu “n” yang berarti jumlah penambahan yang berlangsung secara kontinue dan terus menerus. Dalam kasus ini penambahan yang dimaksudkan adalah penambahan pengguna dalam membagi-bagi sebuah komputer.
Ncomputing ini pada dasarnya adalah sebuah terminal pertama di dunia yang tidak membutuhkan banyak perangkat-perangkat keras, seperti prosessor, hard drive, cd/dvd-Rom, dan lain sebagainya, sehingga dengan adanya terminal ini, dapat berfungsi sebagai virtual desktop yang dapat membagi (sharing) satu komputer/pc kepada beberapa pengguna (user) secara simultan.
b. Sejarah NComputing
Pada tahun 2003, Young Song, pendiri perusahaan eMachines, bertemu dengan pengusaha asal Jerman Klaus Maier (sebelumnya CEO dari hydrapark), dimana mereka sebelumnya sudah menghabisakan waktu lebih dari 10 tahun dalam mengembangkan perangkat lunak yang merupakan inti dasar dari NComputing. Mereka membentuk sebuah team untuk mengembangkan perangkat keras pelengkap di Rusia, saat perangkat lunak ncomputing dibuat di Polandia. Stephen Duke adalah pemimpin sebelumnya dari eMachines, yang bergabung dengan NComputing di Januari 2006 untuk memimpin perusahaan ncomputing.
Kantor pusat Ncomputing berada di kota Redwood, Canada serta beberapa kantor cabang yaitu di Amerika, Australia, Canada, Cina, Jerman, India, Korea, Polandia, Rusia, dan inggris, sera distributor-distributor yang tersebar di seluruh dunia termasuk Indonesia.
c. Prinsip Kerja NComputing
Prinsip kerja dari ncomputing ini sebenarnya adalah memanfaatkan sebuah komputer sebagai sebuah server untuk mampu membuat beberapa virtual desktop. Oleh karena itu, untuk sebuah server pada sebuah ncomputing, dibutuhkan speseifikasi yang tinggi. Penggunaan spesifikasi server yang rendah, akan membuat client yang berjalan menjadi sangat lambat. Ncomputing ini memanfaatkan perangkat lunak virtualisai (vSpace) yang memungkinkan penggunaan banyak akun pemakai (user) untuk dapat berjalan secara simultan dan bersamaan pada komputer tunggal. Terminal ncomputing ini menghubungkan perangkat-perangkat keras seperti keyboard, mouse, monitor/lcd, dan lain sebagainya ke pengguna PC yang di-share.
d. Produk
Ncomputing itu sendiri memiliki 2 macam tipe, yaitu Ncomputig seri X dan Ncomputing seri L.
Ncomputing seri X
Ncomputing jenis ini adalah tipe yang dihubungkan dengan menggunakan sebuah kabel kategori 5 (CAT 5) ke sebuah kartu PCI yang di dimana perangkat lunak vSpace nya di install di PC yang akan kita share. Sejak umumnya dalam sebuah PC terdapat 2 port PCI, teknologi seri X ini hanya mendukung 2 kartu PCI. Jarak maksimum antara PC dan terminal NComputing seri X adalah 10 meter atau sekitar 30ft menggunakan kabel kategori 6 (CAT 6). Seri X di kemas dalam satu box yang terdiri dari 1 kartu PC dan beberapa terminal NComputing, tergantung dengan jenis produknya.
Ncomputing seri L
Tidak seperti halnya dengan seri X, NComputing seri L tidak menggunakan kartu PCI. Terminal seri L menghubungkan keyboard, mouse, dan monitor pengguna dan PC yang akan di share (Host PC) dihubungkan menggunakan standar kabel jaringan melalui switch atau router. Komputer PC yang di share ke pengguna jika menggunakan seri L dapat mencapai hingga 30 pengguna dengan spesifikasi perangkat keras dan operating systemnya sekelas server, dan 10 pengguna jika menggunakan spesifikasi pc komputer dan operating system sekelas desktop. NComputing seri L di kemas dengan perangkat lunak vSpace dan terminalnya.
Beberapa keuntungan menggunakan Ncomputing diantaranya:
• Tidak berisik dan pengunaan listrik kecil hanya 5 watt
• Supports high resolution tampilan monitor
• Aman dan cepat
• Siap dan mudah digunakan
• Biaya lebih efektif
• Tidak membutuhkan perawatan
• Kompatibilitas
• Pengoperasian Windows secara Simultan
• Desain yang ringkas
CONTOH PRODUK NCOMPUTING
Salah satu contoh dari produk Ncomputing saat ini yang sudah beredar di pasar teknologi dan informasi Indonesia adalah produk LCD keluaran LG. Salah satu perusahaan terbesar di pasar teknologi ini memberikan solusi yang sangat menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan yang memerlukan PC yang memadai seiiring dengan perkembangan TI saat ini.
Dahulu perusahaan akan sangat sukar untuk meng-upgrade komputernya yang sudah ketinggalan (alias jadul), apalagi untuk penambahan unit-unit baru. Tentunya perusahaan akan sehemat mungkin untuk tetap mempertahankan komputer atau PC yang lama, walaupun perusahaan tahu bahwa kebutuhan untuk pengelolaan aplikasi sofware sudah ketinggalan dan sudah kurang memadai untuk keperluan sekarang ini.
Dengan adanya LG Network Monitor, mampu menghemat biaya pembelian komputer hingga mencapai 60%, biaya maintenance bisa di hemat sampai 70%, yang luar biasa lagi mampu menghemat pemakain listrik sampai 90%, dengan sistem virtual desktopnya.
Cara kerja dari LCD ini adalah dengan menggunakan software yang memungkinkan pengguna membagi secara virtual sebuah host PC. Sekali saja software diinstall di PC, beberapa penguna bisa berbagi sebuah PC dengan masing-masing pengguna menjalankan aplikasi apa saja yang mereka inginkan dengan menggunakan LG Network Monitor, keyboard, dan mouse, seperti menggunakan PC terpisah. Seluruh pekerjaan komputer dilakukan di shared PC, sementara monitor, keyboard, dan mouse pengguna terhubung ke PC melalui alat penghubung.
Berikut ini contoh skema penggunaan metode Ncomputing:
Selengkapnya...
Mei 18, 2010
NComputing di Indonesia
April 23, 2010
Arsitektur Jaringan Komputer
Arsitektur Jaringan Komputer
Untuk dapat dengan jelas mengerti mengenai keamanan jaringan komputer, kita harus terlebih dahulu mengerti bagaimana jaringan komputer bekerja. Untuk mempermudah pemeliharaan serta meningkatkan kompabilitas antar berbagai pihak yang mungkin terlibat, jaringan komputer terbagi atas beberapa lapisan yang saling independen satu dengan yang lainnya.
Menurut standard ISO/OSI, lapisan-lapisan dan tugas yang dimilikinya adalah :
• Layer 1 - Physical
Layer (lapisan) ini berhubungan dengan kabel dan media fisik lainnya yang menghubungkan satu peralatan jaringan komputer dengan peralatan jaringan komputer lainnya. Lapisan ini juga berhubungan dengan sinyal-sinyal listrik, sinar maupun gelombang radio yang digunakan untuk mengirimkan data.
Pada lapisan ini juga dijelaskan mengenai jarak terjauh yang mungkin digunakan oleh sebuah media fisik. Pada lapisan ini juga diantur bagaimana cara melakukan collision control.
• Layer 2 - Data Link
Pada sisi pengirim, lapisan ini mengatur bagaimana data yang akan dikirimkan diubah menjadi deretan angka '1' dan '0' dan mengirimkannya ke media fisik. Sedangkan pada sisi penerima, lapisan ini akan merubah deretan angka '1' dan '0' yang diterima dari media fisik menjadi data yang lebih berarti. Pada lapisan ini juga diatur bagaimana kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi ketika transmisi data diperlakukan.
Lapisan ini terbagi atas dua bagian, yaitu Media Access Control (MAC) yang mengatur bagaimana sebuah peralatan dapat memiliki akses untuk mengirimkan data dan Logical Link Control (LLC) yang bertanggung jawab atas sinkronisasi frame, flow control dan pemeriksaan error.
Pada MAC terdapat metode-metode yang digunakan untuk menentukan siapa yang berhak untuk melakukan pengiriman data. Pada dasarnya metode-metode itu dapat bersifat terdistribusi (contoh: CSMA/CD atau CSMA/CA) dan bersifat terpusat (contoh: token ring). Secara keseluruhan, lapisan Data Link bertanggung jawab terhadap koneksi dari satu node ke node berikutnya dalam komunikasi data.
• Layer 3 - Network
Lapisan Network bertanggung jawab terhadap koneksi dari pengirim sampai dengan penerima. Lapisan ini akan menterjemahkan alamat lojik sebuah host menjadi sebuah alamat fisik. Lapisan ini juga bertanggung jawab untuk mengatur rute yang akan dilalui sebuah paket yang dikirim agar dapat sampai pada tujuan. Jika dibutuhkan penentuan jalur yang akan dilalui sebuah paket, maka sebuah router akan menentukan jalur 'terbaik' yang akan dilalui paket tersebut. Pemilihan jalur atau rute ini dapat ditentukan secara statik maupun secara dinamis.
• Layer 4 - Transport
Lapisan ini bertanggung jawab untuk menyediakan koneksi yang bebas dari gangguan. Ada dua jenis komunikasi data jaringan komputer, yaitu Connection Oriented dan Connectionless. Pada jenis komunikasi Connection Oriented data dipastikan sampai tanpa ada gangguan sedikitpun juga. Apabila ada gangguan, maka data akan dikirimkan kembali. Sedangkan jenis komunikasi Connectionless, tidak ada mekanisme untuk memastikan apabila data yang dikirim telah diterima dengan baik oleh penerima. Biasanya lapisan ini mengubah layanan yang sangat sederhana dari lapisan Network menjadi sebuah layanan yang lebih lengkap bagi lapisan diatasnya. Misalnya, pada layer ini disediakan fungsi kontrol transmisi yang tidak dimiliki oleh lapisan di bawahnya.
• Layer 5 - Session
Lapisan ini bertanggung jawab untuk membangun, memelihara dan memutuskan koneksi antar aplikasi. Pada kenyataannya lapisan ini sering digabung dengan Application Layer.
• Layer 6 - Presentation
Agar berbagai aplikasi jaringan komputer yang ada di dunia dapat saling terhubung, seluruh aplikasi tersebut harus mempergunakan format data yang sama. Lapisan ini bertanggung jawab atas bentuk format data yang akan digunakan dalam melakukan komunikasi. Pada kenyataannya lapisan ini sering pula digabung dengan Application Layer.
• Layer 7 - Application
Lapisan ini adalah di mana interaksi dengan pengguna dilakukan. Pada lapisan inilah semua jenis program jaringan komputer seperti browser dan email client berjalan. Pada implementasinya, lapisan jaringan komputer berdasarkan ISO/OSI tidak digunakan karena terlalu kompleks dan ada banyak duplikasi tugas dari setiap lapisan.
Lapisan OSI/ISO digunakan hanya sebagai referensi. Lapisan jaringan komputer yang banyak digunakan adalah lapisan TCP/IP yang terdiri atas empat lapisan yaitu :
• Link (Lapisan OSI 1 dan 2)
Contoh dari lapisan ini adalah Ethernet, Wi-Fi dan MPLS. Implementasi untuk lapisan ini biasanya terletak pada device driver ataupun chipset firmware.
• Internetwork (Lapisan OSI 3)
Seperti halnya rancangan awal pada lapisan network (lapisan OSI 3), lapisan ini bertanggungjawab atas sampainya sebuah paket ke tujuan melalui sebuah kelompok jaringan komputer.
Lapisan Internetwork pada TCP/IP memiliki tugas tambahan yaitu mengatur bagaimana sebuah paket akan sampai tujuan melalui beberapa kelompok jaringan komputer apabila dibutuhkan.
• Transport (Lapisan OSI 4 dan 5)
Contoh dari lapisan ini adalah TCP, UDP dan RTP
• Applications (Lapisan OSI 5 sampai dengan 7)
Contoh dari lapisan ini adalah HTTP, FTP dan DNS. Oleh sebab setiap lapisan memiliki tugas yang independen dari lapisan-lapisan lainnya, maka transparansi data akan terjamin. Sebagai contoh, semua jenis browser internet akan tetap digunakan, sekalipun media fisik yang digunakan berubah dari kabel tembaga menjadi sinyal radio misalnya.
Selengkapnya...
Maret 30, 2010
Perbaiki Windows XP
Permasalahan pada sistem operasi merupakan permasalahan yang seringkali merepotkan setiap orang. Dan tidak sedikit diperlukan proses instalasi ulang pada sistem operasi yang kita pakai.
Pada artikel ini akan dibahas mengenai salah satu cara memperbaiki Windows XP tanpa harus melakukan proses instalasi ulang.
Dalam melakukan proses repair, hal terpenting yang harus ada ialah CD/DVD dari OS yang kita gunakan. Berikut ini adalah salah satu langkah dalam melakukan proses repairing Windows XP
1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Langkah ini diambil ketika sistem operasi yang kita gunakan mengalami kerusakan atau corrupted, dan kita tidak mempunyai sistem operasi lain untuk melakukan proses booting. Dengan melakukan proses repairing ini, maka sistem operasi akan kembali kepada settingan awal, tanpa harus menghapus isi dari drive yang kita gunakan.
- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya "I Agree at the Licensing Agreement"
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar "progress bar" yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi "Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation".
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai
2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa "NTOSKRNL not found" / NTOSKRNL tak ditemukan, dapat dilakukan langkah berikut:
- Masukkan CD Windows dan lakukan booting dari sana.
- Pada opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Masukkan angka sesuai dengan lokasi Windows yang sesuai (umumnya #1)
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386
- Ketikkan: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.e xe
- Nama Drive dapat dibuah sesuai dengan lokasi dimana kita menyimpan Windows yang kita gunakan
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
3. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
- Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
referensi:
http://www.giest.org/microsoft/ntldr-is-missing.html
http://logikapintar.blogspot.com/2009/08/perbaikan-ntoskrnl-rusak-atau-hilang-di.html
Selengkapnya...
Maret 14, 2010
ETIKA DAN PROFESIONALISME
ETIKA DALAM SISTEM INFORMASI
Masalah etika juga mendapat perhatian dalam pengembangan dan pemakaian sistem informasi. Masalah ini diidentifikasi oleh Richard Mason pada tahun 1986 (Zwass, 1998) yang mencakup privasi, akurasi, property, dan akses.
1. Privasi
Privasi menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasi pribadi dari pengaksesan oleh orang lain yang memang tidak diberi ijin untuk melakukannya. Contoh isu mengenai privasi sehubungan diterapkannya sistem informasi adalah pada kasus seorang manajer pemasaran yang ingin mengamati email yang dimiliki bawahannya karena diperkirakan mereka lebih banyak berhubungan dengan email pribadi daripada email para pelanggan. Sekalipun manajer dengan kekuasaannya dapat melakukan hal itu, tetapi ia telah melanggar privasi bawahannya.
2. Akurasi
Akurasi terhadap informasi merupakan factor yang harus dipenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidakakurasian informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dam bahkan membahayakan. Sebuah kasus akibat kesalahan penghapusan nomor keamanan social dialami oleh Edna Rismeller. Akibatnya, kartu asuransinya tidak bisa digunakan dan bahkan pemerintah menarik kembali cek pensiun sebesar $672 dari rekening banknya. Mengingat data dalam sistem informasi menjadi bahan dalam pengambilan keputusan, keakurasiannya benar-benar harus diperhatikan.
3. Properti
Perlindungan terhadap hak property yang sedang digalakkan saat ini yaitu dikenal dengan sebutan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Kekayaan Intelektual diatur melalui 3 mekanisme yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).
a. Hak Cipta
Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh kekuatan hokum yang melarang penduplikasian kekayaan intelektual tanpa seijin pemegangnya. Hak cipta biasa diberikan kepada pencipta buku, artikel, rancangan, ilustrasi, foto, film, musik, perangkat lunak, dan bahkan kepingan semi konduktor. Hak seperti ini mudah didapatkan dan diberikan kepada pemegangnya selama masih hidup penciptanya ditambah 70 tahun.
b. Paten
Paten merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan intelektual yang paling sulit didapat karena hanya akan diberikan pada penemuan-penemuan inovatif dan sangat berguna. Hukum paten memberikan perlindungan selama 20 tahun.
c. Rahasia Perdagangan
Hukum rahasia perdagangan melindungi kekayaan intelektual melalui lisensi atau kontrak. Pada lisensi perangkat lunak, seseorang yang menandatangani kontrak menyetujui untuk tidak menyalin perangkat lunak tersebut untuk diserhakan pada orang lain atau dijual.
4. Akses
Fokus dari masalah akses adalah pada penyediaan akses untuk semua kalangan. Teknologi informasi malah tidak menjadi halangan dalam melakukan pengaksesan terhadap informasi bagi kelompok orang tertentu, tetapi justru untuk mendukung pengaksesan untuk semua pihak.
MASALAH KEAMANAN DALAM SISTEM INFORMASI
Keamanan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian sistem informasi, yang dimaksudkan untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta untuk mendeteksi dan membetulkan akibat kerusakan sistem.
Secara garis besar, ancaman terhadap sistem informasi dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu ancaman ak tif dan ancaman pasif. Ancaman aktifa. Hak Cipta
Hak cipta adalah hak yang dijamin oleh kekuatan hokum yang melarang penduplikasian kekayaan intelektual tanpa seijin pemegangnya. Hak cipta biasa diberikan kepada pencipta buku, artikel, rancangan, ilustrasi, foto, film, musik, perangkat lunak, dan bahkan kepingan semi konduktor. Hak seperti ini mudah didapatkan dan diberikan kepada pemegangnya selama masih hidup penciptanya ditambah 70 tahun.
b. Paten
Paten merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan intelektual yang paling sulit didapat karena hanya akan diberikan pada penemuan-penemuan inovatif dan sangat berguna. Hukum paten memberikan perlindungan selama 20 tahun.
c. Rahasia Perdagangan
Hukum rahasia perdagangan melindungi kekayaan intelektual melalui lisensi atau kontrak. Pada lisensi perangkat lunak, seseorang yang menandatangani kontrak menyetujui untuk tidak menyalin perangkat lunak tersebut untuk diserhakan pada orang lain atau dijual.
MASALAH KEAMANAN DALAM SISTEM INFORMASI
Keamanan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian sistem informasi, yang dimaksudkan untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta untuk mendeteksi dan membetulkan akibat kerusakan sistem.
Secara garis besar, ancaman terhadap sistem informasi dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu ancaman ak tif dan ancaman pasif. Ancaman aktif mencakup kecurangan dan kejahatan terhadap komputer, sedangkan ancaman pasif mencakup kegagalan sistem, kesalahan manusia dan bencana alam. Kegagalan sistem menyatakan kegagalan dalam peralatan-peralatan komponen (misalnya hard disk).
Bencana alam merupakan faktor yang tak terduga yang bisa mengancam sistem informasi. Banjir, badai, gempa bumi, dan kebakaran dapat meghancurkan sumber daya pendukung sistem informasi dalam waktu singkat.
Kesalahan pengoperasian sistem oleh manusia juga dapat mengancam integritas sistem dan data. Pemasukkan data yang salah dapat mengacaukan sistem.
Gangguan listrik, kegagalan peralatan dan kegagalan fungsi perangkat lunak dapat menyebabkan data tidak konsisten, transaksi tidak lengkap atau bahkan data rusak, Selain itu, variasi tegangan listrik yang terlalu tajam dapat membuat peralatan terbakar.
Ancaman lain berupa kecurangan dan kejahatan komputer. Ancaman ini mendasarkan pada komputer sebagai alat untuk melakukan tindakan yang tidak benar. Penggunaan sistem berbasis komputer terkadang menjadi rawan terhadap kecurangan (fraud) dan pencurian.
Metode yang umum digunakan oleh orang dalam melakukan penetrasi terhadap sistem berbasis komputer ada 6 macam :
1. Pemanipulasian masukan
Pemanipulasian masukan merupakan metode yang paling banyak digunakan, mengingat hal ini bisa dilakukan tanpa memerlukan ketrampilan teknis yang tinggi. Contoh seorang teller bank ditemukan mengambil uang dari rekening-rekening bank melalui sistem komputer.
2. Penggantian program
Pemanipulasian melalui program biasa dilakukan oleh para spesialis teknologi informasi.
3. Penggantian berkas secara langsung
Pengubahan berkas secara langsung umum dilakukan oleh orang yang punya banyak akses secara langsung terhadap basis data.
4. Pencurian data
Dengan kecanggihan menebak password atau menjebol password para pencuri berhasil mengakses data yang seharusnya tidak menjadi hak mereka.
5. Sabotase
Sabotase dapat dilakukan dengan berbagai cara. Istilah umum digunakan untuk menyatakan tindakan masuk ke dalam suatu sistem komputer tanpa otorisasi, yaitu hacking.
Berbagai teknik yang digunakan untuk melakukan hacking :
• Denial of Service
Teknik ini dilaksanakan dengan cara membuat permintaan yang sangat banyak terhadap suatu situs sehingga sistem menjadi macet dan kemudian dengan mencari kelemahan pada sistem si pelaku melakukan serangan pada sistem.
• Sniffer
Teknik ini diimplementasikan dengan membuat program yang dapat melacak paket data seseorang ketika paket tersebut melintasi Internet, menangkap password atau menangkap isinya.
• Spoofing
Melakukan pemalsuan alamat email atau web dengan tujuan untuk menjebak pemakai agar memasukkan informasi yang penting seperti password atau nomor kartu kredit.
Berbagai kode jahat atau usil juga menjadi ancaman bagi sistem komputer, kode yang dimaksud adalah :
• Virus
Virus berupa penggalan kode yang dapat menggandakan dirinya sendiri dengan cara menyalin kode dan menempelkan ke berkas program yang dapat dieksekusi (misalnya berkas .exe pada DOS). Selanjutnya, salinan virus ini akan menjadi aktif manakala program yang terinfeksi dijalankan. Beberapa virus hanya “sekedar muncul”. Namun sejumlah virus yang lain benar-benar sangat jahat karena akan menghapus berkas-berkas dengan extension tertentu dan bahkan dapat memformat hard disk. Contoh virus jahat adalah CIH atau virus Chernobyl, yang melakukan penularan melalui email.
• Cacing (Worm)
Cacing adalah program komputer yang dapat menggandakan dirinya sendiri dan menulari komputer-komputer dalam jaringan.
• Bom Logika atau Bom Waktu (Logic bomb or time bomb)
Program yang beraksi karena dipicu oleh sesuatu kejadian atau setelah selang waktu berlalu. Sebagai contoh, program dapat diatur agar menghapus hard disk atau menyebabkan lalu lintas jaringan macet.
• Kuda Trojan (Trojan Horse)
Program yang dirancang agar dapat digunakan untuk menyusup ke dalam sistem. Sebagai contoh kuda Trojan dapat menciptakan pemakai dengan wewenang supervisor atau superuser. Pemakai inilah yang nantinya dipakai untuk menyusup ke sistem.
6. Penyalahgunaan dan pencurian sumber daya komputasi
Merupakan bentuk pemanfaatan secara illegal terhadap sumber daya komputasi oleh pegawai dalam rangka menjalankan bisnisnya sendiri.
Trapdoor adalah kemungkinan tindakan yang tak terantisipasi yang tertinggal dalam program karena ketidaksengajaan. Disebabkan sebuah program tak terjamin bebas dari kesalahan, kesalahan-kesalahan yang terjadi dapat membuat pemakai yang tak berwenang dapat mengakses sistem dan melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak boleh dan tidak bisa dilakukan.
BEBERAPA POKOK PEMIKIRAN TENTANG CYBERLAW
Cyberlaw adalah hukum yang digunakan untuk dunia Cyber (dunia maya, yang umumnya diasosiasikan dengan internet. Cyberlaw dibutuhkan karena dasar atau pondasi dari hukum di banyak Negara adalah “ruang dan waktu”. Sementara itu, internet dan jaringan komputer telah mendobrak batas ruang dan waktu.
Berikut ini adalah contoh permasalahan yang berhubungan dengan hilanganya ruang dan waktu:
Seorang penjahat komputer yang berkebangsaan Indonesia berada di Australia mengobrak-abrik server di Amerika, yang ditempati
atau hosting sebuah perusahaan Inggris.
Hukum apa yang akan dipakai untuk mengadili kejahatan teknologi tersebut?
Di Indonesia telah keluar Rancangan Undang-Undang (RUU) yang salah satunya diberi Nama “RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi”. Teknologi Informasi adalah suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memproses, mengumumkan, menganalisa, dan menyebarkan informasi. Sebelumnya RUU ini diberi nama “RUU Teknologi Informasi”, namun judul ini ditolak karena RUU yang diinginkan penertiban terhadap penggunaannya atau pemanfaatannya bukan terhadap teknologinya. RUU ini dikenal dengan istilah “Cyberlaw”. RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi (RUU PTI) ini dipelopori oleh Fakultas Hukum Universitas Padjajaran dan Tim Asistensi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jalur Departemen Perhubungan (melalui Diden Postel).
RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi ini telah disosialisasikan melalui presentasi dan seminar-seminar di berbagai daerah dengan berbagai peserta, mulai dari mahasiswa, dosen, akademik, pelaku bisnis, birokrat dan pihak pemerintah.
Latar Belakang MuncuInya RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi
Munculnya RUU Pemanfaatan Teknologi Informasi bermula dari mulai merasuknya pemanfaatan teknologi informasi dalam kehidupan kita saat-saat ini. Jika kita lihat, kita mulai terbiasa menggunakan ATM untuk mengambil uang, menggunakan handphone untuk berkomunikasi dan bertransaksi melalui mobile banking, menggunakan internet untuk melakukan transaksi (internet banking atau membeli barang), berkirim e-mail atau untuk sekedar menjelajah internet, dan masih banyak yang lainnya. Semua kegiatan ini adalah beberapa contoh dari pemanfaatan Teknologi Informasi.
Selain memberikan kemudahan bagi para user, pemanfaatan Teknologi Informasi ini juga mempunyai dampak negative yang luar biasa, seperti:
• Penyadapan e-mail, PIN (untuk internet banking)
• Pelanggaran terhadap hak-hak privasi
• Masalah domain seperti kasus mustikaratu.com clan klikbca.corn
• Penggunaan kartu kredit milik orang lain.
• Munculnya pembajakan lagu dalam format MP3
• Pornografi
Hal-hal di atas memaksa adanya sebuah undang-undang yang dapat memberikan kejelasan bagi pihak-pihak yang terkait.
Selengkapnya...
Januari 21, 2010
Minilyrics+Jamu
Aplikasi Minilyrics merupakan salah satu aplikasi yang 'harus' ada nih di laptop ane.
Yah, lumayan lah buat nyanyi2 sendiri. Nah, disini gw mw kasih jamu minilyric nih. Jadi minilyric punya kita ga akan muncul lagi untuk minta code registerasinya.
Sebelumnya download dulu gih aplikasi Minilyrics.
Nah, langkah selanjutnya tinggal masukin deh username ama password yang berikut ini:
username: kuskus.us
password:5UB51SHH3XJ2M1CE1G
okeh! selamat mencoba
Selengkapnya...
Desember 06, 2009
Interview
Job interviewing never seems to get any easier - even when you have gone on more interviews than you can count. You are meeting new people, selling yourself and your skills, and often getting the third degree about what you know or don't know. Here are job interview tips to help prepare you to interview effectively. Proper preparation which help alleviate some of the stress involved in job interviews.
Important things on interview
Practice
Practice answering interview questions and practice your responses to the typical job interview questions and answers most employers ask. Think of actual examples you can use to describe your skills. Providing evidence of your successes is a great way to promote your candidacy.
Prepare
Prepare a response so you are ready for the question "What do you know about our company. Know the interviewer's name and use it during the job interview. If you're not sure of the name, call and ask prior to the interview. Try to relate what you know about the company when answering questions.
Watch
Be sure to dazzle a potential employer and leave the right impression.
Get Ready
Make sure your interview attire is neat, tidy and appropriate for the type of firm you are interviewing with. Bring a nice portfolio with copies of your resume. Include a pen and paper for note taking.
Be on Time
Be on time for the interview. On time means five to ten minutes early. If need be, take some time to drive to the office ahead of time so you know exactly where you are going and how long it will take to get there.
Stay Calm
During the job interview try to relax and stay as calm possible. Take a moment to regroup. Maintain eye contact with the interviewer. Listen to the entire question before you answer and pay attention - you will be embarrassed if you forget the question!
Show What You Know
Try to relate what you know about the company when answering questions. When discussing your career accomplishments match them to what the company is looking for.
Follow Up
Always follow-up with a thank you note reiterating your interest in the position. If you interview with multiple people send each one a thank you note.
There are some tips that may be useful when we are having an interview, they are:
Plan Ahead
Do a little homework! Research the company and the position if possible, as well, the people you will meet with at the interview. Review your work experiences. Be ready to support past career accomplishments with specific information targeted toward the companies needs. Have your facts ready!
Role Play
Once you have finished studying, begin role playing (rehearsing). Use the general questions provided below in the Interview Preparation Area. Write down answers if it helps to make your presentation more concise. Try to keep your answers to the information your new employer will want to know.
Eye Contact
Maintain eye contact with your interviewer. Show you want the job with your interest.
Be Positive
In particular, avoid negative comments about past employers.
Adapt
Listen and adapt. Be sensitive to the style of the interviewer. Pay attention to those details of dress, office furniture, and general decor which will afford helpful clues to assist you in tailoring your presentation.
Relate
Try to relate your answers to the interviewer and his or her company. Focus on achievements relevant to the position.
Encourage
Encourage the interviewer to share information about his or her company. Demonstrate your interest. Some suggested questions to ask the interviewer are provided in the "Questions You Could Consider Asking the Employer" section.
